MENGAPA MEMILIH JURUSAN TAFSIR HADIS

MAHASISWA TH SOSOK MUSLIMAH SEJATI

IAIN IMAM BONJOL PADANG

Jurusan Tafsir Hadis memiliki visi untuk “menjadi jurusan yang terkemuka dalam menyiapkan tekhnolog al-Qur’an dan al-Hadis sebagai jawaban konkrit problem umat dalam praktis kehidupannya.

Sebagai wahyu Allah SWT, al-Qur’an dan al-Hadis sudah sempurna untuk menjadi pedoman bagi orang yang beriman dalam membangun kehidupan mereka. Maka keduanya berisi universalitas ajaran dan ide dasar proses serta dasar proses realisasinya. Keduanya dibuktikan dengan berhasil oleh Rasulullah saw sebagai wujud pelaksanaan ajaran dalam praksis kehidupan. Atas dasar di atas maka disiplin Tafsir al-Qur’an dan Syarah Hadis memiliki potensi untuk menghasilkan ajaran yang normatif dan filosofis serta penerapannya untuk mengaktualisasikan ajaran menjadi pemecahan praktis. Jadi, kompetensi yang dimiliki Jurusan Tafsir Hadis adalah menjadi praktisi al-Qur’an dan al-Hadis, yakni sarjana yang mampu memberdayakan al-Qur’an dan al-Hadis menjadi potensi umat dalam menyelesaikan masalah.

Sejak masa Rasulullah saw sampai masa kini, kegiatan ijtihad untuk mencapai kemashatan manusia – di dunia dan diakhirat – telah dilakukan. Sebagai sumber dalam berijtihad, perhatian pertama tentu diberikan kepada studi tentang al-Qur’an dan al-Sunnah. Perhatian tersebut tumbuh karena orang beriman berupaya menerapkan ajaran Islam. Artinya, mereka memerlukan ajaran normatif dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, setiap perbuatan atau perilaku orang beriman dituntut agar memiliki tampilan empiris yang merupakan pengulangan dari perbuatan Rasulullah saw. Akan tetapi situasi dan kondisi antara masa Rasulullah saw dengan generasi sesudahnya berbeda, justru itu ia juga memerlukan sikap dan perilaku yang berbeda pula dengan mengacu pada universalitas ajaran Islam. Generasi sesudah Rasulullah saw dalam merealisasikannya memerlukan ijtihad.

Jadi, kajian tentang al-Qur’an dan al-Sunnah harus berkisar pada aspek normatif pada ajaran Islam dan ide dasar proses realisasinya. Kajian seperti diatas memiliki potensi untuk memecahkan masalah yang ada dalam masyarakat secara praktis.

Misi Jurusan Tafsir Hadis adalah :

1) Menyiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarkat yang berkualitas – yang dapat memadukan ilmu dan teknologi dengan iman, takwa dan akhlak mulia.

2) Mengembangkan keilmuan dibidang al-Qur’an dan al-Hadis dengan berpijak pada paradigma normatif dan menerapkannya melalui proses pendidikan, pengajaran dan penelitian.

3) Memberikan alternatif pemecahan yang bersifat praktis terhadap persoalan yang tejadi dalam masyarakat, dengan menyebarkan hasil kajian al-Qur’an dan al-Hadis secara lisan dan tulisan.

Misi Jurusan Tafsir Hadis sesungguhnya mencakup sesuatu yang berkenaan dengan kondisi yang dipersyaratkan oleh masa depan. Jika demikian, maka Jurusan Tafsir Hadis dituntut mengaktualisasikan keunggulan, kemampuan manusia secara optimal, sehingga pendekatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka pengembangan manusia muslim adalah : (1) Pengembangan sumber daya manusia dan (2) Pengembangan kemampuan manusia. Sejalan dengan hal tersebut, visi yang dirumuskan adalah “menyiapkan tekhnolog al-Qur’an dan al-Hadis sebagai jawaban konkrit problem umat dalam praksis kehidupannya.” Model kombinasi antara ilmu Islam normatif dan terapan yang dipilih disamping sebagai pengembangan kajian yang bersifat normative – spekulatif juga pengembangan kajian yang mampu memberdayakan potensi keberagamaan untuk mencapai kemaslahatan masyarakat. Dengan model ini, maka peserta didik tidak saja berilmu dan bekerja (العا لم يعـمل) tetapi juga beriman karena keberadaan al-Qur’an dan al-Hadis yang terinternalisasi dan terealisasi dalam kehidupan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: