SEMINAR JURUSAN TAFSIR HADIS

The Hermeneutichs, Kenapa Harus Dipaksakan?

quran

Setelah sukses pada seminar pertama yang mengkaji kehujjahan hadis dha’if, Jurusan Tafsir Hadis kembali melaksankan seminar kedua pada hari Rabu, 27 Mai 2009. Berbeda dengan seminar pertama, pada seminar kali ini panitia sengaja memilih kajian tafsir sebagai bahasan. H. Guswandi Syas, MA, dosen tafsir pada Fakultas Ushuluddin, tempil sebagai narasumber. Sementara Maizuddin, M.Ag. dan Hj. Nurwahdi, M.Ag. masing-masing bertugas sebagai moderator dan notulen.

Seminar yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut mengetengahkan makalah  dengan  judul “The Hermeneutichs; Kenapa Harus Dipaksakan.” Ada dua kesan yang membuat judul ini menjadi hangat dan menarik, pertama, menggambarkan pandangan sinis terhadap metode hermeneutik dalam penafsiran al-Qur’an, kedua: mengumumkan bahwa sejarah umat Islam sudah banyak melahirkan metodelogi tafsir, sehingga metode tersebut tidak perlu dipaksakan. Dalam makalahnya, H. Guswandi mewanti-wanti penggunaan metode ini secara liberal, tanpa mengindahkan kaedah tafsir yang populer (mu’tamad), sebab bisa menghasilkan penafsiran yang bias.

Seminar yang dilaksanakan di ruang perkuliahan Fakultas Ushuluddin ini, Mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, baik mahasiswa maupun dosen. Hadir dalam perhelatan akademis tersebut Dr. H. Buchari M, M.Ag. yang selama ini fokus mengkaji penerapan hermeneutik dalam pemahaman hadis.  Menurut Dr. Buchari, hermeneutic dapat digunakan dalam tatanan mafhûm al-nash (pemahaman teks), bukan dalam mengukur keontentikan nash. Oleh sebab itu, untuk memahami nash dengan metode ini, seorang mufassir mesti menjelaskan metodelogi yang digunakan, baik sumber, metode, maupun langkah-langkah penafsiran yang dilakukan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: